Jumat, 11 April 2014

Remembered

Just want to publish it...

UKHTI PENYEJUK KALBU

Aku berdoa untuk seorang wanita yang akan
menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih
dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada
posisi di hatinya setelah Engkau dan
Muhammad
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya
sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain

Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh
mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu
ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan
untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia

Seseorang yang memiliki hati yang bijak,
tidak hanya otak yang cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku tapi
juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku tetapi
juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena
fisikku, hartaku atau statusku tapi karena
Engkau

Seorang yang dapat menjadi sahabat
terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa
sebagai lelaki tangguh ketika aku berada di
sisinya
Seseorang yang bisa menjadi navigator sang
nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun
kenakalan balita yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat
diriku lancang

Tuhanku?
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di
mataMu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku
sebagai peneguhnya
Seorang yang membutuhkan doaku untuk
kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku
untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk
membuat hidupnya lebih hidup

Aku tidak mengharap dia orang yang semulia
Ummu Sulaim,
Atau setaqwa Aisyah, pun setabah Fatimah,
Ataupun sekaya bunda Khadijah, setegar
Asma
Juga segagah Nusaibah, apalagi secantik
Zainab
Aku hanya mengharap seorang wanita akhir
zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak
mereka,
Menjadi sholehah, menjadi ainul
mardhiyah?

Karena aku sadar aku bukanlah manusia
mulia Muhammad SAW,
Tidak setaqwa Abu Bakar,
Pun tidak setampan Ali,
Ataupun segagah Umar
Apalagi sekaya Utsman.
Aku hanyalah seorang pria akhir zaman yang
punya cita ? cita
Berusaha mengikuti mereka, membangun
keturunan yang sholeh
Membangun peradaban, dan membuat
Rasulullah bangga di akhirat?

Tuhanku?
Aku juga meminta,
Jadikan aku pelindung baginya?
Buatlah aku menjadi lelaki yang dapat
membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu
sehingga aku dapat mencintainya dengan
sepenuh jiwaku

Berikanlah sifat yang lembut, sehingga
auraku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu
berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku
dapat melihat banyak dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan
kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta
mendukungnya setiap saat

Bunga mawar tak mekar dalam semalam,
namun bisa layu dalam sedetik
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari,
namun bisa hancur dalam sekeja
pPerkawinan tak dirajut dalam pertimbangan
sesaat, namun bisa saja terberai dalam
sesaat
Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah
perjalanan?.
Tapi awal sebuah langkahKarenanya,
jadikanlah pernikahan kami sebagai titian
Utk belajar kesabaran & ridho-Mu, ya Rabb?

Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu,
aku berharap kami berduadapat mengatakan:
" Betapa Maha Besarnya Engkau karena
telah memberikan kepadakupasangan yang
dapat membuat hidupku menjadi sempurna".

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami
bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segalanya indah
pada waktu yang telah Engkau tentukan.
Amin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar